Beranda > STL > Transmisi dengan Tegangan Tinggi

Transmisi dengan Tegangan Tinggi

Jarak yang membentang antara pusat pembangkit dan beban menjadikan tantangan bagi para insiyur listrik pada masa lalu untuk dapat menyalurkan energi listrik dengan rugi-rugi daya terkecil pada jaringan transmisi. Semakin panjang saluran transmisi maka akan semakin besar pula nilai resistansi saluran transmisinya. Hal ini menyebabkan semakin besar pula rugi day yang timbul sepanjang saluran.

Rugi daya yang timbul sepanjang saluran berbanding lurus dengan besarnya resitansi saluran dan berbanding kuadratik dengan besar arus yang mengalir. Dengan rumus kita bisa nyatakan hubungan ini sebagai berikut :

P = I^2 * R

Dari hubungan di atas ada dua cara untuk mengurangi besarnya rugi daya yaitu dengan :

  • Mengurangi panjang saluran sehingga resistansinya berkurang (cara ini tidak mungkin dilakukan karena jarak antara pusat pembangkit dan Beban merupakan besaran yang sulit diubah, kecuali letak pusat pembangkit/beban dipindah – bukan opsi yang strategis untuk dilakukan)
  • Memperkecil arus yang mengalir di saluran. Dengan cara ini maka rugi daya dapat diturunkan menjadi 4 kali lebih kecil apabila arus diturunkan menjadi setengah dari nilai semula!! (ini merupakan pilihan yang lebih masuk akal untuk dilaksanakan)

Untuk menwujudkan opsi kedua maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan cara menaikkan tegangannnya. Dengan cara ini besarnya arus akan turun karena daya yang dibangkitkan oleh pembangkit tetap (ingat bahwa P=V*I, anggap cos phi=1). Inilah yang menyebabkan transmisi energi listrik pada umumnya dilakukan dengan level tegangan tinggi. Saat ini di indonesia diterapkan sistem transmisi 70kV, 150kV, dan 500kV. Pada tahun 2008 juga sedang dikembangkan sistem transmisi 275kV sebagai backbone sitem sumatera dan transmisi 500HVDC (High Voltage Direct Current) untuk menghubungkan sistem tenaga listrik pulau sumatera dengan pulau jawa.

artikel lain kunjungi :halaman ini

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: