Arsip

Posts Tagged ‘proteksi’

Trip Circuit Supervision

Maret 2, 2012 Tinggalkan Komentar

Sistem proteksi system tenaga listrik terdiri dari beberapa komponen : Rele Proteksi, wiring, Catu daya dan Pemutus / circuit Breaker (PMT/CB). KEberhasilan dari system proteksi akan ditentukan oleh kesiapan dari masing-masing komponen tersebut. Ketidaksiapan komponen proteksi bisa berakibat pada malakerja system proteksi dan lebih jauh lagi dapat mempengaruhi selektivitas system proteksi sehingga dapat pemadaman yang skala yang lebih besar. Kesempatan kali ini saya akan berbagi mengenai prinsip kerja trip circuit supervision relay, rele yang berfungsi untuk memonitor rankaian trip, dan member sinyal alarm jika terdapat permasalahan pada rangkaian trip. TCS juga berfungsi untuk mengeblok pengoperasian PMT (dari posisi open menjadi close) jika terdapat permasalahan pada rankaian trip, sehingga kemungkinan terjadi pemadaman yang meluas dapat diminimalisir. Read more…

[DOWNLOAD] Tools Membaca Rekaman Gangguan

November 15, 2011 Tinggalkan Komentar

Di jaman yang serba digital ini, telah banyak kita temukan peralatan proteksi numeric dengan teknologi digital. Rele numeric ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya adalah fasilitas rekaman gangguan (fault recorder). Rekaman ini sangat bermanfaat untuk mengevaluasi gangguan, sehingga diharapkan dapat diperoleh informasi mengenai kondisi sesaat sebelum, saat, dan setelah gangguan. Untuk keperluan tersebut, masing-masing pabrikan sudah melengkapi dengan software untuk membaca rekaman gangguan tersebut, sebut saja : Enervista (GE), RSM Waveform Analysis (Toshiba), WaveWin (Alsthom) . Read more…

Pengujian Power Swing Block PAda Rele Jarak

November 10, 2011 3 komentar

Sudah lama rasanya say tidak ngurusi blog ini. Pada kesempatan ini saya mengejak teman2 untuk berdiskusi mengenai power swing block, penentuan settingnya serta metode pengujiannya.

Apa itu power swing? power swing block? bagaimanan menentukan settingnya? bagaimana mengujinya? bisakah kita menguji dengan menggunakan file comtrade? apa itu comtrade file?

sebelum berdiskusi, silahkan download tulisan lengkapa saya disini

METODE PENGUJIAN SLOPE PADA RELE DIFERENSIAL JENIS NUMERIK

Agustus 4, 2011 Tinggalkan Komentar

Rele Diferensial merupakan salah satu pengaman pada transformator tenaga. Untuk menjamin unjuk kerja rele diferensial, maka dilakukan pengujian / pemeliharaan pada rele tersebut.

Ada beberapa item pengujian yang dilakukan pada rele differensial, salah satunya pengujian slope. Read more…

Kode/Lambang (Simbol) Rele Proteksi Sesuai Standar ANSI dan IEC

Januari 3, 2011 4 komentar

Ada banyak peralatan proteksi yang ada pada bay penghantar maupun bay trafo. Masing – masing peralatan proteksi tersebut dalam rangkaian satu garis digambarkan dalam bentuk lambang / kode.  Berikut adalah Kode da lambang rele Proteksi berdasarkan standar ANSI C37-2 dan IEC 60617:

Read more…

Rele Penutup Balik / Auto Reclose Relay

Agustus 18, 2009 8 komentar

Rele Penutup Balik / Auto Reclose Relay (AR) merupakan rele yang berfungsi untuk memberi perintah close setelah proteksi utama penghantar memberi perintah trip. apabila gangguan bersifat temporer maka posisi terkahir PMT setelah ada perintah close dari PMT adalah dalam kondisi tertutup dan sistem kembali normal. apabila gangguan bersifat permanen maka AR akan memberi perintah close setelah PMT trip, namun PMT akan kembali ditripkan lagi oleh proteksi utama.

Read more…

Perhitungan Arus Hubung Singkat pada penyulang 20 kV

April 25, 2009 12 komentar
Perhitungan arus hubung singkat pada penyulang sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan perhitungan setting proteksi pada trafo maupun penyulang. Tulisan sederhana berikut berisi tentang teori perhitungan arus hubung singkat yang dilengkapi dengan file excel untuk membantu perhitungan.(silahkan download )

Read more…

Rele OCR pada Trafo dan Penyulang 20 kV

April 24, 2009 9 komentar
1Rele Arus Lebih merupakan salah satu rele proteksi yang digunakan untuk mengamankan trafo daya, Neutral Grounding Resistor (NGR) dan penyulang 20 kV. Rele ini bekerja dengan cara membandingkan arus yang yang terbaca dengan nilai setelannya, bila arus yang dibaca lebih besar dari pada nilai setelan maka rele akan menge-trip-kan PeMutus Tenaga (PMT) atau circuit breaker (CB) setelah waktu tertentu. Besarnya waktu tunda ini tergantung nilai setelan rele.

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.